Cetak Generasi Unggul, LDII Perkuat Tri Sukses Generus

Sleman – “Generus diharapkan mampu menjadi insan yang profesional religius dalam kehidupannya. Untuk mewujudkannya, diperlukan kontribusi bersama dalam mencapai generus yang alim-faqih, berakhlak mulia, dan mandiri,” jelas Habib Ubaidillah Al-Hasany dalam Sosialisasi Garis-Garis Besar Materi dan Target Pembinaan Generus (GGBMTPG), pada Minggu (21/08/2022) sore.

Peserta Sosialisasi Garis-Garis Besar Materi dan Target Pembinaan Generus di studio DPD LDII Sleman (Minggu, 21/08/2022)

Banyak tantangan dalam mendidik anak di era digital, dimana tingkat ketergantungan gawai semakin sulit dihindari. Gawai sebagaimana dua sisi mata uang. Satu sisi, gawai mendorong peningkatan literasi digital dan akses berbagai informasi atau pengetahuan. Namun, di sisi lain, gawai dapat memunculkan berbagai dampak negatif, seperti ketergantungan gawai, penurunan interaksi sosial, dan akses terhadap konten negatif. Melihat tantangan ini, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII terus mengkampanyekan ‘Tri Sukses Generus’ sebagai target pembinaan generasi penerus (generus).

Kegiatan Sosialisasi GGBMTPG berlangsung secara bauran diikuti oleh pengurus Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) bidang pendidikan umum, pondok pesantren (ponpes), pondok Pesantren Mahasiswa (PPM), Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa (PPPM), Boarding School, dan satuan pendidikan informal se-Indonesia di bawah binaan LDII. Sebanyak 62 orang mewakili Ponpes Mulyo Abadi Mulungan, Ponpes Nur Azizah Godean, PPG Insan Mulia, SMA Insan Mulia Boarding School (IMBS), dewan pembina, dan dewan guru yang mengikuti kegiatan dari studio mini Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Sleman Jl. Magelang km 8.5, Mulungan, Mlati, Sleman.

Tri Sukses Generus yakni alim-faqih, berakhlak mulia, dan mandiri merupakan target pembinaan generus yang telah lama dicanangkan oleh DPP LDII. Tri Sukses Generus menjadi acuan kurikulum di setiap satuan pendidikan formal maupun informal di bawah binaan LDII. Dengan tercapainya Tri Sukses Generus, warga LDII diharapkan mampu menjadi generasi yang profesional-religius.

Pemateri Sosialisasi Garis-Garis Besar Materi dan Target Pembinaan Generus oleh DPP LDII (Minggu, 21/08/2022)

Penjabaran singkat Tri Sukses Generus

1. Alim-faqih berkaitan dengan keilmuan. Generus diharapkan mampu untuk mengetahui, mengerti, menghayati, memahami teori dan praktik, hingga mengamalkan isi Al-Qur’an dan Al-Hadits.

2. Akhlaqul karimah (berakhlak mulia) mencakup dua hal yaitu akhlaq dan adab. Keduanya berkaitan dengan karakter yang dimiliki seseorang dalam hati dan jiwa serta implementasinya dalam kehidupan sehari-hari.

3. Kemandirian menitikberatkan pada kemampuan generus dalam menjalankan kewajibannya dari kemauan dan semangat diri sendiri, tanpa adanya paksaan dari orang lain.

DPP LDII telah menyusun garis-garis besar materi dan target pembinaan sesuai jenjang usia generus. Sehingga, kurikulum mudah dipahami dan diterapkan dalam pembinaan generus sejak usia PAUD, SD, SMP, SMA, hingga jenjang pra-Nikah. Dalam sebuah sistem pendidikan, pembinaan yang berkelanjutan dan dimulai sejak usia dini menjadi sesuatu yang penting. Ilmu dan karakter yang tertanam sejak dini akan menjadi bekal dalam menjalani kehidupan sebagai generasi unggul.

PPG Insan Mulia, DPD LDII Kabupaten Sleman menyambut baik adanya Sosialisasi Garis-Garis Besar Materi dan Target Pembinaan Generus ini. “Ini bisa menjadi acuan yang lebih baik dalam pembinaan generus. Materi hari ini akan kami tindaklanjuti dengan menjabarkannya dalam kurikulum yang mendetail agar memudahkan pelaksanaan di tingkat majlis taklim,” tegas H. Mohammad Sahli.

About anwar rovik

Check Also

Masuki Era Disrupsi Teknologi Digital, LDII Bekali Para Jurnalis

Sleman– Masuki era disrupsi teknologi digital, DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) gelar Pelatihan Jurnalistik …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *