Sleman – Bupati Sleman melaksanakan Safari Jumatan di Masjid Mulya Abadi Mulungan Wetan, Sendangadi Sleman pada Jumat (3/3/2023). Pada kesempatan tersebut, Hj. Kustini Sri Purnomo selaku Bupati Sleman menyerukan kebersamaan ukhuwah islamiah antara masjid-masjid di Kabupaten Sleman. Bupati juga mengapresiasi kontribusi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dalam usaha memperkuat ukhuwah islamiah tersebut.
“Saya atas nama Bupati Kabupaten Sleman sehubungan maupun atas nama pribadi mengucapkan terima kasih kepada Takmir Masjid LDII. Dalam rangka mewujudkan kegiatan-kegiatan memperkuat ukhuwah islamiyah khususnya di Masjid Mulya Abadi ini sangat bagus,” tutur Kustini.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Sleman, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOMPINDA) Kabupaten Sleman, Panewu Kecamatan Mlati, Lurah Sendangadi, Dukuh Dusun Mulungan Kulon dan Wetan, juga RT dan RW sekitar Masjid Mulya Abadi.
Sebelumnya Panewu Mlati. Arifin, M.Laws., menyatakan telah mengaktifkan kembali forum-forum penguatan ukhuwah islamiah di Mlati seperti forum kewaspadaan dini masyarakat, forum pembangunan kebangsaan, forum kerukunan umat beragama, dan forum lainnya.
“Kami menyadari bahwa tahun ini adalah tahun politik dan tahun depan adalah tahun pemilu kami sudah mencoba untuk bersama-sama dengan seluruh stakeholder (mustika) memastikan bahwa Kapanewon Mlati dalam kerangka kondusif stabilitas keamanan berjalan dengan baik,” papar Arifin.
Reaktivasi forum tersebut menurutnya, penting untuk dilakukan dalam rangka memastikan bahwa kondisi sosial masyarakat berjalan dengan baik. Terlebih lagi tahun ini Indonesia telah memasuki tahapan persiapan pemilihan umum (pemilu).
Menanggapi laporan tersebut, Bupati Sleman mendukung terwujud silaturahmi untuk mewujudkan adanya kebersamaan. Menurutnya, berbeda pilihan itu adalah hal yang biasa. Namun, dengan menjaga komunikasi dan koordinasi, adanya miskomunikasi dan salah nilai antar masyarakat dan organisasi keagamaan di Sleman.
“Dengan adanya silaturahmi ini, nanti terwujud adanya kebersamaan, mewujudkan Sleman maju sejahtera mandiri dan terjaga kesinambungan. Sesuai dengan visi-misi kami yaitu Sesarengan Mbangun Sleman,” ujar Bupati.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Sleman, Suwarjo, S.IP., M.Si., mengaku siap menindaklanjuti arahan Bupati Sleman dengan mengarahkan warga LDII untuk menjadi warga yang baik bisa berbudi luhur di tengah-tengah masyarakat.
“Tentu nanti kami akan menindaklanjuti dengan mengajak semua warga LDII di Kab. Sleman untuk bisa menjadi warga yang baik bisa berbudi luhur di tengah-tengah masyarakat, bisa kemudian mengikuti kegiatan-kegiatan yang bermanfaat di masyarakat bahkan bisa berkontribusi bagi masyarakat. Sehingga warga LDII nantinya bisa menjadi contoh yang baik di dalam masyarakat,” jelas Suwarjo.
Tidak hanya ukhuwah islamiah, Suwarjo juga menekankan pentingnya ukhuwah wathaniyah kepada selain pemeluk agama Islam sebagai kewajiban anak bangsa termasuk saling menghargai, menghormati, dan menjaga kerukunan di antara anak bangsa. Juga ukhuwah basyariyah sebagai kewajiban satu manusia dengan manusia lain yang mesti saling berhubungan saling ada ketergantungan.
“Ini yang harus kita kembangkan kita wujudkan yang namanya ukhuwah kebersamaan, yaitu islamiyah, wathaniyah, dan basyariyah. Saling peduli memperhatikan satu dengan lainnya. Saya kira itu yang kami lakukan ke depannya,” pungkas Suwarjo.
Author: Umar
DPD LDII SLEMAN Lembaga Dakwah Islam Indonesia