
Sleman — Generasi muda Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kapanewon Ngaglik menggelar lomba merayakan HUT ke-80 Republik Indonesia. Lomba bertemakan Zero Waste dan Real Food ini digelar di halaman Masjid MDT Generasi Unggul Mulyodiharjo, Ngaglik, Sleman. Selain itu, generus juga berkolaborasi dengan komunitas Ibu Belajar dan komunitas Homeschooling TuMan Sinau.
Lomba digelar pada Minggu (24/8) dimeriahkan oleh puluhan anak serta melibatkan Muda-mudi MDT Generasi Unggul Mulyodiharjo. Selanjutnya lomba juga diikuti para orang tua yang mendampingi putra putrinya.
Lomba bertema Zero Waste dan Real Food ditunjukkan dengan wadah goodie bag berupa sayur mayur yang dikemas dengan daun pisang, dan snack yang disediakan berupa aneka camilan sehat dan alami. Adapun lomba yang diadakan diantaranya lomba estafet tepung, estafet sarung, mengupas telur, juga makan pisang dan baris berbaris.
Kegiatan diawali dengan upacara bendera, sambutan dari Kepala MDT Generasi Unggul Mulyodiharjo, Fariz Aqhsa NP, A.Md. Upacara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta ditutup dengan doa bersama.
“Acara ini bertujuan sebagai bentuk partisipasi kita warga Negara Indonesia dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 80 dan juga sebagai sarana mengenang jasa para pahlawan. Harapannya generasi penerus bangsa bisa mengisi kemerdekaan dengan berbagai hal yang positif demi kejayaan negeri tercinta ini,” jelas Fariz.
Tanggapan Ketua Panitia
Ketua Pelaksana, H. Taufiq Noor Hidayat menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekedar hiburan, melainkan sebagai sarana mempererat hubungan antara sesama. “Kami ingin menunjukkan bahwa kebersamaan dan kekompakan adalah kunci untuk mencapai tujuan bersama,” ujarnya.
Menurut Taufiq, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan, kebersamaan dalam memperingati HUT RI. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk memperingati HUT RI dengan cara yang sehat, positif dan bermanfaat,” tambahnya.
Komunitas Ibu Belajar dan komunitas Homeschooling TuMan Sinau juga turut serta memeriahkan kegiatan ini. Mereka menampilkan berbagai kreativitas dan bakat mereka dalam lomba-lomba yang digelar. “Kami sangat senang bisa bergabung dalam kegiatan ini. Ini adalah kesempatan yang baik untuk mempererat hubungan dengan masyarakat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersamaan dan kolaborasi,” ujar Atina Catur Fauziati, S.Pd.I., selaku koordinator Komunitas Ibu Belajar.
“Semua lomba dilaksanakan berkelompok dan semua peserta adalah pemenang. Hal ini bertujuan untuk melatih karakter luhur yaitu kerukunan, kekompakan, dan kerja sama yang baik.” tambah Dina Yusrina, S.Pd., dari Komunitas Homeschooling TuMan Sinau.
Harapan Lomba HUT ke-80 RI
Menjelang akhir acara, seluruh peserta dan panitia berfoto bersama, mengabadikan momen penuh warna ini. Senyum merekah di setiap wajah menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan bendera dan lagu, tetapi juga dengan rasa persatuan yang tulus.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat mempererat hubungan antara sesama dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersamaan dalam memperingati HUT RI. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk memperingati HUT RI dengan cara yang sehat, positif dan bermanfaat,” tambah Fariz Aqhsa.
DPD LDII SLEMAN Lembaga Dakwah Islam Indonesia