
Sleman– Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Kapanewon Ngaglik sukses menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Akhir Tahun Ajaran Cinta Alam Indonesia (Permata CAI) 2025 pada Jumat hingga Sabtu (19-20/9/2025). Acara ini bertempat di Pendopo Green Kayen, Condong Catur, Sleman dengan melibatkan seluruh generus LDII Ngaglik, dari usia SMP hingga usia mandiri.
Permata CAI 2025 ini bertujuan membentuk karakter generus agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan, kemandirian, serta semangat kebersamaan. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya dilatih dalam hal kemandirian, tetapi juga diberi bekal nilai keagamaan, wawasan kebangsaan, dan kesadaran menjaga kelestarian alam.
Tanggapan Panewu Ngaglik
Acara turut dihadiri oleh Pejabat Panewu Ngaglik, Hadi Nugroho, S.IP., M.E., yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Dalam sambutannya, Ia menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga lingkungan hidup serta menjunjung nilai-nilai persaudaraan. Hadi juga berharap LDII dapat terus berkontribusi memberikan penguatan terhadap generasi muda di tengah gempuran zaman saat ini. Sehingga dapat menularkan semangat kepada masyarakat secara luas.
Kepala Jawatan (Kawat Praja) kapanewon Ngaglik ini juga turut menyampaikan bahwa pihak kapanewon siap untuk mendukung dan berkolaborasi dengan PC LDII kapanewon Ngaglik.
“Harapannya dari pihak kapanewon Ngaglik dapat memberikan dukungan dan dapat berkolaborasi untuk mewujudkan generasi muda Ngaglik yang kuat. Kapanewon terbuka dalam diskusi apapun terkait dengan pembinaan generasi muda.” ungkap Hadi.

Selama dua hari Permata CAI, para peserta mengikuti berbagai kegiatan. Mulai dari pembekalan materi, permainan edukatif, pentas seni, hingga kegiatan bakti lingkungan. Suasana penuh semangat terlihat dari awal hingga akhir kegiatan, mencerminkan antusiasme generasi muda LDII dalam belajar dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Kolaborasi Orang Tua dengan Generasi Penerus
Ketua panitia Bagus Farhan Yusuf mengaku bersyukur atas kelancaran acara ini. Menurutnya, Permata CAI 2025 berjalan dengan lancar meskipun ada beberapa tantangan kecil di lapangan. Namun berkat kerjasama seluruh panitia dan dukungan peserta, semua agenda yang sudah direncanakan dapat terlaksana sesuai jadwal.
“Kami merasa senang karena antusiasme peserta cukup tinggi dari awal sampai akhir acara.” jelas Farhan.
Senada dengan hal itu, Ketua PC LDII Kapanewon Ngaglik, Dadang Sudaryanto menekankan pentingnya kegiatan pembinaan generasi penerus.
“Kami tidak mau kehilangan penerus (generation lost). Seperti yang telah disampaikan bahwa generasi unggul itu tidak ditemukan tetapi diciptakan. Kami sebagai generasi yang lebih senior berkewajiban untuk membina generasi penerus.” terangnya.
Kesan positif juga datang dari peserta kegiatan, salah satunya Irdan Firmansyah.
“Alhamdulillah acara CAI tahun ini dapat berjalan dengan lancar. Acaranya juga sangat menarik dan berkesan. Harapannya acara ini dapat terus diadakan setiap tahun. Semoga bisa dibungkus dengan acara yang lebih menarik dan spektakuler lagi.” ungkap Irdan antusias.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan Permata CAI 2025 diharapkan menjadi momentum penting dalam menumbuhkan generasi muda LDII Ngaglik yang religius, mandiri, cinta alam, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Writer: Elis
Editor: Umar
DPD LDII SLEMAN Lembaga Dakwah Islam Indonesia