
Sleman (29/7) Ketua Perguruan Silat Nasional Aman Selamat Ampuh Damai (Persinas ASAD) Kabupaten Sleman H. Nur Ridho, S.Pd resmi mengukuhkan kepengurusan Persinas ASAD Kapanewon Kalasan masa bakti 2022 – 2027. Pengukuhan dilaksanakan di kompleks Masjid Al – Fattah Kadirojo 2 Purwomartani Kalasan (7/29). Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus harian serta seksi – seksi dari Persinas ASAD Kapanewon Kalasan serta perwakilan kepengurusan Persinas ASAD Kabupaten Sleman.
Acara dimulai dengan pembacaan qiro’ah alquran oleh Muhammad Nabil Adinata, salah satu pemenang lomba qiroah tingkat MDT Kapanewon Kalasan. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan SK dan sesi pengukuhan oleh Ketua Persinas ASAD Kabupaten Sleman, H. Nur Ridho, S.Pd.

Setelah mengukuhkan Nur Ridho memberikan selamat kepada kepengurusan yang baru saja dikukuhkan dan memberikan beberapa arahan serta pesan. “Selamat kepada kepengurusan yang baru, diberi tambahan amanah kepengurusan di kegiatan Persinas, yang diharapkan semoga bisa melancarkan kegiatan Persinas ASAD dan pembibitan untuk kedepannya.” Ujarnya.
Nur Ridho menuturkan Persinas ASAD Kabupaten Sleman beberapa kali meraih Juara Umum, diantaranya di tingkat Kabupaten Sleman pada tahun 2016 di kejuaraan IPSI Sleman dan Juara Umum di KEJURPROV Persinas ASAD se DIY.

“2016 kita pernah juara umum kejuaraan IPSI Sleman, Kejurprov 2019 kita mendapat juara umum dengan 5 medali emas, salah satu nya ini karena pembinaan yang intensif.” tambahnya. Di akhir sesi Nur Ridho berpesan agar menjunjung tinggi sportifitas. “Juara bukan tujuan utama, yang penting sportif.”
Acara dilanjutkan dengan pembacaan job-desk Pengurus oleh Urida Mukhlishin selaku sekretaris Persinas ASAD Kabupaten Sleman, dengan pembacaan Jobdesk Pengurus ini diharapkan Pengurus yang baru dikukuhkan bisa mengetahui wilayah kerja masing – masing dan dapat memaksimalkan kinerja dari masing – masing pengurus.
Acara diakhiri dengan pesan dan doa penutup oleh Pembina Persinas ASAD Kabupaten Sleman. H Eka Budiayana, S.Pd. Sebelum do’a penutup Eka Budiyana berpesan kepada kepengurusan yang baru agar melaksanakan amanat ini dengan sungguh – sungguh serta ada rencana kerja dan kontrol. “Kepengurusan ini sebagai bagian dari amanat, maka supaya harus benar – benar dilaksanakan dan jangan diabaikan, serta diniati untuk ibadah. Dan juga supaya rencana kerja dan kontrol lebih ditekankan” Pungkasnya.
Authors: Ichsan
DPD LDII SLEMAN Lembaga Dakwah Islam Indonesia