Tarling ke Masjid Mulyo Abadi, Bupati Sleman Ajak Wujudkan Ukhuwah Islamiyah

Takmir Masjid Mulyo Abadi menyampaikan program kepada Bupati Sleman (19/3). (dok. istimewa)

Sleman (21/3). Bupati Sleman Harda Kiswaya, S.E., M.Si. melakukan kunjungan ke Masjid Mulyo Abadi, Sendangadi, Sleman pada Rabu (19/3/2025). Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangkaian tarawih keliling (Tarling) oleh Pemerintah Kabupaten Sleman. Bupati bersama Wakil Bupati, Danang Maharsa, S.E. mengikuti shalat tarawih 11 rakaat dilanjutkan penyerahan bantuan sosial kepada warga setempat. 

Ketua Takmir Masjid Mulyo Abadi, H Jiwantoro, S.Pd., berterimakasih dan menyambut baik kunjungan Bupati. Jiwantoro dalam sambutannya menyampaikan sejarah Masjid Mulyo Abadi mulai tahun 1980 hingga dibangun kembali pada tahun 2011.

“Hingga tahun ini, Masjid Mulyo Abadi sudah memiliki 10 sertifikat dan sedang mengajukan 5 sertifikat di atas nama Yayasan Mulyo Abadi,” ujarnya.

Dalam usaha memakmurkan masjid, Jiwantoro menjelaskan takmir memiliki program “PesanKu PesanMu PesanKita” yang sudah rutin berjalan. 

“PesanKu yaitu pesantren kelompok umur terdiri dari jenjang SD SMP hingga SMA. Kemudian ada PesanMu atau pesantren mukiman. Yaitu pondok kami (Ponpes Mulya Abadi) yang mengkaji enam hadits besar. Saat ini pesertanya dari berbagai daerah. Kemudian ada PesanKita, pesantren kilat seperti asrama Ramadan yang sudah rutin berjalan tahunan,” jelas Jiwantoro. 

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Dewan Penasihat DPD LDII Sleman, H. Isrujito, S.H., Ketua DPD LDII Sleman, H. Suwarjo, S.I.P., M.Si., Ketua Baznas Sleman, Drs. H. Kriswanto, M. Sc., Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Drs. Susmiarto, MM., Panewu Kapanewon Mlati, Drs. Arifin, M. Laws., jajaran perangkat Desa Sendangadi serta Ketua PC dan PAC LDII se-Kabupaten Sleman

Menanggapi sambutan tersebut, Bupati Sleman menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas dukungannya terhadap program pemerintah. Ia juga mengajak terjalinnya ukhuwah Islamiyah antar masyarakat khususnya sesama umat Islam. Menurut Harda, jika sesama muslim bisa kompak dan satu hati, maka cerminan Islam bahwa Islam itu sejuk dan indah akan terlihat. 

Perbedaan-perbedaan ingkang terdengar di masyarakat pun mboten sah disenggol. Kulo suwun saestu. Komitmen pribadi monggo nanging ayo jaga kesatuanipun. Insya Allah Pemerintah Kabupaten Sleman, kulo lan Mas Danang (akan) adil. Sing kulo yakini printah agama niku namung setunggal, yaiku kebaikan. Kulo panjenengan kon gawe apik,” pesan Harda. 

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD LDII Sleman, H. Suwarjo menjelaskan pihaknya senantiasa menjalin silaturahim dengan ormas keagamaan lain. Melalui momen-momen seperti lebaran, maupun kontak komunikasi melalui media sosial. Suwarjo juga sependapat dengan arahan Bupati 

“Bagus Mas.. itulah pentingnya mempererat hubungan sekaligus saling memahami antar umat Islam. Sehingga bisa terus terwujud kerukunan dan kedamaian bersama,” terang Suwarjo melalui pesan WhatsApp.  

About KIM DPD

Check Also

Bupati Sleman Resmikan Gedung Serbaguna “Budi Luhur” Masjid Al Falah LDII Turi

Sleman (5/3) – Bupati Sleman, Harda Kiswaya bersama jajaran Pemeritah Kabupaten Sleman melaksanakan kegiatan Safari Tarawih …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *