
Sleman, 28/06 – DPD LDII Sleman melalui Bidang Kemandirian PPG Insan Mulia membuka pelatihan make-up artist (MUA) bertema “Kembangkan Bakatmu Menjadi MUA Hebat” pada Sabtu (28/06/2025). Bertempat di Aula Kantor Deepublish, Pesona Merapi, Sleman, kegiatan ini menjadi pertemuan perdana dari total lima sesi pelatihan. Acara ini dirancang untuk membekali remaja putri dan ibu-ibu dengan keterampilan merias yang sesuai dengan nilai-nilai muslimah.
Acara dimulai dengan registrasi dan peserta disambut bingkisan dari LT Pro, brand kosmetik lokal yang menjadi mitra pelatihan ini. Pelatihan dimulai pukul 13.00 WIB dengan pembukaan dari panitia dan perwakilan LT Pro. Setelah itu, kegiatan berlanjut ke sesi utama yaitu praktik riasan sehari-hari, yang dipandu langsung oleh tim LT Pro.
Dalam sesi merias, peserta mendapatkan bimbingan langkah demi langkah, dimulai dari persiapan, pengaplikasian produk dasar, riasan mata, kontur wajah, perona pipi, hingga lipstik. Para peserta mempraktikkan langsung di wajah mereka masing-masing dengan arahan dari tim narasumber. Setelah sesi merias berakhir, sebagai bentuk apresiasi, panitia memilih lima peserta dengan hasil makeup terbaik untuk menerima bingkisan tambahan dari LT Pro. Lalu kegiatan diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama serta penutupan.

Tujuan dan Harapan
Pelatihan ini merupakan kolaborasi antara LDII Sleman Barat dan brand kosmetik halal LT Pro. Umi Salamah selaku panitia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membekali para remaja putri dengan keterampilan praktis yang bisa digunakan untuk merias diri maupun menjadi peluang usaha. “Banyak anak remaja yang ingin bisa berhias sendiri saat ada acara formal. Lewat pelatihan ini, mereka tidak hanya belajar untuk diri sendiri, tetapi juga bisa menjadikannya peluang pemasukan setelah menikah,” terangnya.
Senada dengan itu, Mamik, Promotion Supervisor PT Rembaka (LT Pro), menyebutkan bahwa pelatihan ini sangat penting bagi perempuan, khususnya muslimah. “Sebagai seorang wanita, kita tidak hanya cantik dari dalam saja, cantik dari luar itu juga sangat penting. Karena kalau kita bersosialisasi dengan orang lain, tiga detik pertama yang dilihat adalah penampilan,” ujarnya. Ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan riasan yang tidak berlebihan namun tetap membuat wajah segar dan percaya diri.
Lebih lanjut, Mamik berharap pelatihan seperti ini bisa diperluas ke bidang lain yang dekat dengan dunia perempuan, seperti merangkai bunga atau keterampilan rumah tangga lainnya. “Bisa juga dengan mendatangkan narasumber untuk topik kepribadian, supaya antara kecantikan dalam maupun ke luar itu seimbang,” usul Mamik.
Suara Peserta
Bagi para peserta, pelatihan ini menjadi pengalaman baru yang menyenangkan sekaligus menambah keterampilan. Salah satu peserta, Shofa, mengaku sangat menikmati kegiatan sejak awal. “Menurut saya, acara tersebut sangat menarik dan patut diikuti karena banyak hal yang kita dapat. Terutama teknik-teknik atau detail penting saat makeup yang sangat berpengaruh terhadap hasilnya,” ujarnya.
Ia juga merasa sangat antusias bahkan sejak memasuki ruangan. “Itu pertama kalinya saya ikut pelatihan, dan kebetulan saya memang sedang senang-senangnya belajar merias diri,” tambahnya.
Shofa berharap pelatihan serupa dapat terus diadakan. “Acara seperti ini akan memberi banyak manfaat dan ini bisa menambah nilai seorang perempuan ketika dia memiliki kemampuan merias diri yang baik,” tuturnya. Pelatihan ini menurutnya juga dapat memberi peluang bagi peserta agar dapat menjadi MUA profesional
Dengan pelatihan ini, LDII Sleman berharap para peserta dapat terus mengembangkan keterampilan sekaligus membangun rasa percaya diri dan semangat kemandirian. Pertemuan berikutnya akan melanjutkan materi dengan tingkat yang lebih tinggi, membuka ruang bagi peserta untuk terus tumbuh melalui bidang yang mereka minati.
Writer: Izza
Editor: Zula
DPD LDII SLEMAN Lembaga Dakwah Islam Indonesia