Kurban 2025: LDII Tekankan Peran Ayah dalam Pendidikan Anak

 

Kurban
Idul Adha 1446 menjadi momentum bagi DPP LDII untuk menyerukan peran Ayah dalam pengasuhan anak.

Sleman  (9/6). Menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H yang jatuh pada 10 Zulhijah atau 6 Juni 2025, DPP LDII menekankan pentingnya ibadah kurban sebagai momentum pendidikan karakter generasi muda. Selain sebagai bentuk ketakwaan individu kepada Allah, kurban juga menjadi sarana refleksi atas peran orangtua, khususnya ayah. Peran seorang ayah dalam membentuk generasi yang saleh, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab sangat krusial.

Pembelajaran Pola Asuh Anak Melalui Kisah Nabi Ibrahim

Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, menjelaskan bahwa kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail memberikan pelajaran penting tentang pola pendidikan keluarga yang berpusat pada tauhid, akhlakul karimah, dan kepatuhan pada perintah Allah. “Meski jarang bertemu, Nabi Ibrahim tetap mampu membangun komunikasi yang kuat dan bermakna dengan Ismail. Hal ini menunjukkan pentingnya keterlibatan ayah dalam proses pendidikan anak, baik secara langsung maupun melalui keteladanan,” ujarnya.

Menurut KH Chriswanto, pendidikan yang berakar pada nilai-nilai agama terbukti mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tapi juga memiliki etos kerja dan integritas tinggi. Ia mencontohkan tokoh-tokoh nasional seperti Pangeran Diponegoro, KH Hasyim Asy’ari, Bung Hatta, hingga Buya Hamka yang dididik dengan kuatnya nilai-nilai Islam sejak kecil. Hal ini membuat kontribusinya terhadap bangsa pun nyata dan dikenang hingga kini.

“Pemimpin yang memiliki ketakwaan akan selalu sadar bahwa setiap keputusan duniawi akan dipertanggungjawabkan di akhirat. Jika generasi mendatang tumbuh tanpa pemahaman agama, mereka berisiko mengabaikan kepentingan bangsa dan umat,” tegas Chriswanto.

Berdasarkan data DPP LDII, tren jumlah hewan kurban yang disembelih warga LDII terus meningkat. Tahun 2022 tercatat 42.646 ekor, tahun 2023 sebanyak 47.341 ekor, dan pada 2024 mencapai 50.460 ekor. Sementara itu, hingga 6 Juni 2025 pukul 15.00 WIB, jumlah hewan kurban yang sudah terdata mencapai 34.302 ekor, terdiri dari 18.215 sapi, 20 kerbau, dan 16.067 kambing. Untuk pelaksanaan salat Idul Adha, LDII telah menyiapkan lebih dari 3.000 lokasi di seluruh Indonesia.

Kurban di PAC Sardonoharjo

Di tingkat lokal, semangat berkurban juga ditunjukkan oleh warga LDII di berbagai daerah. Termasuk salah satunya di PAC LDII Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penanggung jawab PAC Sardonoharjo, Adam Santoso, menyampaikan bahwa tahun ini pihaknya menyembelih tiga ekor sapi dan delapan ekor kambing sebagai bagian dari pelaksanaan ibadah kurban.

“Bagi kami, kurban tidak hanya menjadi ibadah tahunan, tetapi juga momen membangun solidaritas warga. Sekaligus memperkuat peran orangtua, khususnya ayah, dalam membimbing anak-anak agar tumbuh dengan nilai keislaman yang kuat,” ungkapnya.

Kurban
Gotong royong warga LDII dalam pelaksanaan ibadah kurban tahun 2025 (dok. jurnalis)

Ia menambahkan, semangat gotong-royong dan kepedulian sosial warga PAC Sardonoharjo sangat terasa dalam pelaksanaan kurban tahun ini. “Mulai dari pengumpulan dana, pelaksanaan penyembelihan, hingga distribusi daging, semua melibatkan warga dari berbagai usia. Ini menjadi media pembelajaran langsung tentang tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian sosial,” tandas Adam.

Dengan menjadikan kisah Nabi Ibrahim sebagai inspirasi dan membangun pola pendidikan keluarga berbasis nilai keislaman, LDII berharap umat Islam dapat mencetak generasi yang tak hanya unggul dalam ilmu dan teknologi, tetapi juga berkarakter dan bertakwa.

Writer: Elis

About KIM DPD

Check Also

PC LDII Kapanewon Turi : Safari Tarawih Bupati Sleman sebagai Momentum Penguatan Kerukunan

Sleman (5/3) –  Safari Tarawih Ramadan 1447 H di Masjid Al Falah Garongan, Kalurahan Wonokerto, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *