Sleman – Pengajian Akhir Tahun (PAT), agenda tahunan PC LDII Kapanewon Kalasan, digelar di Kompleks Masjid Al-Fatah Kadirojo 2, Purwomartani. PAT kali ini terasa spesial dengan hadirnya Panewu Kapanewon Kalasan Joko Susilo, SP., M.Si, dan rombongan Muspika.

Acara yang digelar selama dua hari ini juga dihadiri beberapa tokoh masyarakat. Perwakilan dari Polsek Kalasan Ipda Ratno Handaya SH, Lurah Purwomartani H Semiono, dan Dukuh Padukuhan Kadirojo. Acara yang bertajuk “SEMESTA 2025” yaitu Semangat Mengaji Generus Akhir Tahun dengan mengambil Tema “Cinta Alam Indonesia untuk Semesta”. Tema ini diambil sebagai bentuk kepedulian generasi muda terhadap lingkungan hidup. Selaras dengan tema yaitu tentang kepedulian terhadap lingkungan, rangkaian kegiatan pun sesuai dengan tema, seperti diadakannya lomba fotografi dengan tema Barkas atau barang bekas. Foto – foto tersebut di cetak dan dipamerkan di sebuah instalasi yang terbuat dari plastik – plastik bekas yang dikumpulkan sebelumnya oleh Remaja – remaja LDII.
Sebanyak 136 remaja dari jenjang usia SMP sampai 30 tahun hadir dalam PAT kali ini. Turut hadir juga sebagai pengisi materi “Cinta Alam Indonesia” yaitu ketua DPW LDII DIY, Ir. Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D., IPU.
Joko Susilo mengapresiasi acara ini karena LDII bisa mengoptimalkan generasi muda untuk berkegiatan yang positif di malam tahun baru ini. “Kami atas nama pemerintah Kapanewon Kalasan, Berterima Kasih karena ini prosesi yang luar biasa, kaitanya dengan bagaimana mengoptimalkan generasi muda dimalam tahun baru untuk literasi dan mencari sebuah pemahaman yang lebih di dalam merefleksi diri” Ujarnya.
Sambutan Lurah Purwomartani
Setelah penyampaian materi CAI, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Lurah Purwomartani, Ketua PC LDII Kapanewon Kalasan, dan perwakilan Kapolsek Kalasan. Lurah Purwomartani, H. Semiono menekankan pentingnya regenerasi bagi adik – adik yang kelak akan mengemban amanah di masa depan. “Pada malam hari ini materinya luar biasa, selangkah untuk menyongsong Indonesia emas 2045. Tongkat estafet secara alami cepat atau lambat akan bergulir ke adik – adik. Untuk mengemban Amanah yang akan datang ini, modal yang diperlukan antara lain, intelektual serta di imbangi dengan iman dan taqwa. Kemampuan pinter nya seperti apapun jika tidak didasari dengan iman dan taqwa maka akan tidak takut melaksanakan sesuatu yang melanggar norma dan aturan – aturan hukum”. Ungkapnya.

Perwakilan Polsek Kalasan, Ipda Ratno Handaya pada sambutannya menyampaikan pentingnya mengikuti perkembangan era digital untuk antisipasi kriminalitas. “Penipuan online ini sangat marak sekali saat ini, Intinya sekedar mengingatkan saja dengan hal tersebut, kita harus mengikuti perkembangan jaman yang sudah sangat modern dan serba digital saat ini. Bahkan dengan AI ini video call bisa menyerupai orang yang kita kenal, itu banyak dimanfaatkan untuk penipuan” Ungkapnya. Handaya juga menyampaikan agar mengikuti perkembangan zaman dengan cerdas.”Ikuti perkembangan jaman dengan cerdas. Karena adik – adik ini pasti bisa lebih menguasai dari kita – kita yang sudah lebih berumur dan sudah ketinggalan teknologi” Tandasnya.

Dalam sesi wawancara Panewu Kalasan, Joko Susilo berharap generasi muda di Kapanewon Kalasan bisa meningkatkan peran di Masyarakat. “Harapan kami kedepan, ‘Generasi muda berdaya Indonesia Maju’ ini berangkat dari event – event seperti ini, yaitu untuk meningkatkan pemahaman hidup terhadap generasi muda kedepan. Sehingga generasi muda yang ada di kapanewon Kalasan ini mampu lebih semangat untuk meningkatkan peran di Masyarakat untuk lebih sejahtera.
DPD LDII SLEMAN Lembaga Dakwah Islam Indonesia