LDII Ngemplak Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Temu Pasangan Muda

LDII Ngemplak
Puluhan pasangan muda LDII berkumpul di Pendopo Masjid Baitul Muttaqin Banjarharjo, Selasa (25/8/2026).

Sleman (28/8). Pimpinan Cabang (PC) LDII Kapanewon Ngemplak menggelar kegiatan “Temu Pasangan Muda” sebagai wadah pembelajaran dan penguatan keluarga bagi pasangan muda. Kegiatan bertema “Mengenalmu Tak Pernah Selesai” itu digelar di Pendopo Masjid Baitul Muttaqin, Banjarharjo, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti pasangan muslim dan muslimah berusia di bawah 40 tahun dengan usia pernikahan kurang dari 10 tahun. Selain mendapatkan pembekalan, peserta juga mengikuti berbagai sesi interaktif yang dikemas secara menarik, termasuk pembagian hadiah doorprize.

Dua narasumber, Supriatnojo dan Eni Puji Astuti, hadir untuk berbagi pengalaman dan pemahaman mengenai kehidupan berumah tangga. Melalui kegiatan tersebut, pasangan muda diajak untuk terus belajar mengenal karakter, memahami kebutuhan, serta membangun komunikasi yang sehat dengan pasangan.

Pembina kegiatan, Anji Sujiman, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang berkumpul dan hiburan, tetapi juga menjadi sarana bagi pasangan untuk memahami dan menyelaraskan karakter masing-masing. Menurutnya, tuntunan dalam Al Quran dan hadis perlu diimplementasikan dalam kehidupan nyata melalui pengalaman dan pembelajaran bersama.

LDII Ngemplak
Dua narasumber, Supriatnojo dan Eni Puji Astuti dihadirkan untuk memberikan materi yang mengangkat tema “Mengenalmu Tak Pernah Selesai”.

“Acara ini bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi sarana untuk lebih mengenal, memahami, dan menyelaraskan karakter pasangan. Al Quran dan hadis telah memberikan tuntunan dalam membangun keluarga, namun untuk memahami dan mengimplementasikannya secara lebih mendalam, diperlukan pengalaman nyata,” ujar Anji.

Ia menuturkan, kehidupan rumah tangga pada dasarnya merupakan proses menyelesaikan berbagai persoalan secara bersama-sama. Setiap tantangan yang berhasil dilewati dapat menjadi kesempatan bagi pasangan untuk meningkatkan komunikasi, saling melengkapi, dan menemukan solusi atas perbedaan yang dihadapi.

“Pada hakikatnya, hidup berumah tangga adalah tentang menyelesaikan satu persoalan demi persoalan lainnya. Setiap tantangan yang berhasil dilewati bersama menjadi proses untuk semakin memahami pasangan, belajar berkomunikasi, saling melengkapi, dan menemukan titik temu,” jelasnya.

Menurut Anji, keharmonisan keluarga tidak berarti pasangan harus terbebas dari perbedaan. Justru, kemampuan dua pribadi yang berbeda untuk berjalan bersama dan menghadapi tantangan menjadi fondasi penting dalam membangun keluarga yang rukun.

Melalui Temu Pasangan Muda, PC LDII Ngemplak berharap peserta dapat membawa pembelajaran dari kegiatan tersebut ke dalam kehidupan rumah tangga masing-masing. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk menumbuhkan keluarga yang semakin rukun, harmonis, penuh kasih sayang, serta mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan secara bersama-sama.

About admin

Check Also

LDII Mlati

Upacara HUT ke-81 RI di Mlati, LDII dan Warga Pogung Lor Bersatu Rayakan Kemerdekaan

Sleman (21/8). Upacara bendera peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia yang diselenggarakan PC LDII Kapanewon Mlati berlangsung …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *