TPA Akhlakul Karimah Latih Santri Ceramah dan Memasak untuk Bangun Kemandirian

TPA Akhlakul Karimah
Salah satu santri TPA Akhlakul Karimah berlatih menjadi penceramah.

Sleman (28/9). Taman Pendidikan Al Quran (TPA) Akhlakul Karimah di bawah naungan Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Condongcatur menggelar latihan ceramah dan kemandirian memasak bagi para santri. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (25/9/2026) tersebut menjadi sarana untuk mengasah keberanian, kedisiplinan, dan keterampilan hidup (life skill) sejak dini.

Dalam kegiatan tersebut, para santri tidak hanya mengikuti pembelajaran, tetapi juga dilibatkan dalam berbagai tugas untuk melatih tanggung jawab dan keteraturan acara. Sejumlah santri mendapat tugas sebagai petugas presensi, penata sandal, pembawa acara (MC), penceramah, penguji dan pemateri tahfiz Al Quran, hingga pembaca Al Quran secara tartil.

Ustadzah TPA Akhlakul Karimah, Ida Sugiarti, mengatakan pembagian tugas tersebut merupakan bagian dari proses pembentukan karakter santri agar terbiasa bertanggung jawab dan percaya diri.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya mendapatkan ilmu agama, tetapi juga terbiasa tampil, bertanggung jawab, dan mampu mengerjakan berbagai hal secara mandiri,” ujar Ida.

Menurut Ida, latihan ceramah dan membaca Al Quran secara tartil menjadi sarana untuk melatih kemampuan komunikasi sekaligus keberanian santri tampil di depan orang lain. Sementara itu, kegiatan memasak diarahkan untuk mengenalkan keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

TPA Akhlakul Karimah
Santri berlatih kemandirian dengan belajar memasak.

“Public speaking kami latih melalui ceramah dan membaca Al Quran. Sedangkan kegiatan memasak dan tugas teknis lainnya menjadi latihan agar mereka lebih peduli, disiplin, dan mandiri,” jelasnya.

Ia menambahkan, keterlibatan santri dalam berbagai peran juga memberikan pengalaman tentang pentingnya bekerja sama dan menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing.

“Ketika setiap anak mendapatkan tugas, mereka belajar mengatur waktu, mengikuti aturan, dan menyelesaikan tanggung jawabnya. Ini menjadi bekal penting bagi mereka ketika tumbuh dewasa,” imbuh Ida.

Kegiatan berlangsung dengan antusias. Para santri mengikuti setiap sesi, mulai dari tugas kepanitiaan sederhana, latihan berbicara di depan peserta, membaca Al Quran, hingga praktik keterampilan memasak.

Melalui kegiatan tersebut, TPA Akhlakul Karimah berupaya menanamkan pembiasaan positif sejak dini agar para santri tumbuh menjadi generasi yang berakhlakul karimah, alim-faqih, sekaligus memiliki kemandirian dan keterampilan dalam kehidupan sehari-hari.

About admin

Check Also

Condongcatur Fest

Lintas Generasi Berbaur dalam Condongcatur Fest 2026

Sleman (13/9). Ribuan warga dari berbagai generasi mengikuti puncak acara Condongcatur Fest 2026 yang dikemas …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *