TPA Akhlakul Karimah Gelar Outdoor Learning, Santri Belajar Sambil Berolahraga

TPA Akhlakul Karimah
Santri TPA Akhlakul Karimah menggelar outdoor learning untuk memberikan pembelajaran yang lebih interaktif kepada para santri.

Sleman (28/9). Taman Pendidikan Al Quran (TPA) Akhlakul Karimah di bawah naungan Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Condongcatur menggelar outdoor learning untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif bagi para santri. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan masjid dan lapangan voli tersebut digelar pada Selasa (15/9/2026) sore.

Kegiatan dimulai selepas salat Ashar dengan pembukaan, doa bersama, dan pembelajaran materi keagamaan sesuai tingkatan kelas masing-masing. Setelah itu, santri bersama para pengajar bergerak menuju lapangan voli untuk mengikuti kegiatan Olahraga dan Seni (ORAS).

Salah satu ustadzah TPA Akhlakul Karimah, Ida Sugiarti, mengatakan pembelajaran di luar kelas menjadi salah satu cara untuk menciptakan suasana belajar yang lebih bervariasi.

“Metode pembelajaran di luar kelas ini bertujuan untuk menyegarkan fisik dan pikiran santri, sekaligus membangun kebersamaan satu sama lain,” ujar Ida.

TPA Akhlakul Karimah
Para santri mengikuti kegiatan Olahraga dan Seni (ORAS) di lapangan voli.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi santri untuk belajar berinteraksi dan mengikuti aktivitas secara bersama-sama. Dengan suasana yang lebih santai, para santri diharapkan tetap mendapatkan nilai edukatif selama mengikuti kegiatan.

“Anak-anak tidak hanya belajar materi keagamaan di dalam kelas, tetapi juga diajak bergerak, bermain, dan berinteraksi. Dengan begitu, kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan,” jelasnya.

Di lapangan, para santri mengikuti olahraga yang dipadukan dengan seni melalui gerakan dan lagu. Para ustadz dan ustadzah turut mendampingi santri sehingga kegiatan berlangsung secara aktif dan penuh antusiasme.

Ida menilai kegiatan semacam ini dapat menjadi ruang untuk mempererat kedekatan antara santri dan pengajar. “Ketika belajar dilakukan dengan suasana yang menyenangkan, anak-anak lebih mudah mengikuti kegiatan. Kebersamaan seperti ini juga penting untuk membangun kekompakan,” tuturnya.

Menjelang Maghrib, kegiatan ditutup dengan doa bersama. Para santri dan pengajar kemudian kembali ke masjid untuk menikmati sajian makanan ringan sehat bersama sebelum mengakhiri kegiatan.

About admin

Check Also

Condongcatur Fest

Lintas Generasi Berbaur dalam Condongcatur Fest 2026

Sleman (13/9). Ribuan warga dari berbagai generasi mengikuti puncak acara Condongcatur Fest 2026 yang dikemas …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *