Camping CAI Jadi Wadah LDII Sleman Bentuk Generasi Berkarakter Luhur

Camping CAI ke 47 oleh DPD LDII Sleman
Asisten Sekretaris Daerah I Kabupaten Sleman, Wildan Solichin wakili Bupati Sleman membuka kegiatan Camping CAI ke 47 DPD LDII Sleman

Sleman (1/8) – DPD LDII Kabupaten Sleman kembali menggelar Camping Cinta Alam Indonesia (CAI) sebagai wadah pembinaan generasi muda agar memiliki karakter luhur, kemandirian, serta kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan bertema “Meningkatkan Semangat Generus dan Pendidikan 29 Karakter Luhur” ini berlangsung pada 31 Juli–2 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Nur Azizah, Sleman, dan diikuti oleh 130 peserta dari perwakilan PC dan PAC LDII di wilayah Sleman bagian barat.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Asisten Sekretaris Daerah I Kabupaten Sleman, Wildan Solichin, yang hadir mewakili Bupati Sleman. Turut hadir Harsowarsono selaku Panewu Godean, unsur Forkopimkap Godean, tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus LDII Kabupaten Sleman.

Pelaksanaan Kegiatan

Ketua DPD LDII Kabupaten Sleman, Suwarjo, mengatakan bahwa Camping CAI merupakan program pembinaan generasi muda yang telah diselenggarakan secara rutin setiap tahun selama puluhan tahun.

“Kegiatan ini sudah berlangsung sejak lama, bahkan sebelum saya bergabung di LDII. Artinya, pembinaan generasi muda melalui kegiatan seperti ini telah menjadi tradisi yang terus kami laksanakan,” ujarnya.

Menurut Suwarjo, pembinaan generasi penerus (generus) menjadi salah satu fokus utama LDII dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan zaman.

Ia menjelaskan, pembinaan tersebut dilakukan melalui tiga sasaran utama. Pertama, membentuk generasi yang memiliki akhlakul karimah, yaitu pribadi yang jujur, amanah, disiplin, pekerja keras, serta mampu menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat.

“Kami ingin generasi muda memiliki karakter yang baik, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Selain pembentukan karakter, peserta juga dibekali kemandirian melalui pengembangan keterampilan agar mampu memenuhi kebutuhan hidup tanpa bergantung kepada orang lain. Di sisi lain, LDII juga memperkuat pemahaman agama sebagai benteng menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman.

“Generasi muda harus memahami bahwa kehidupan di dunia merupakan sebuah perjalanan. Oleh karena itu, perjalanan tersebut harus dimanfaatkan sebaik-baiknya agar berhasil di dunia maupun di akhirat,” jelasnya.

Kegiatan Lain

Suwarjo menambahkan, peserta tidak hanya menerima materi di dalam kelas. Peserta juga diberikan kesempatan untuk bertukar pikiran melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD). Hasil diskusi tersebut kemudian dipresentasikan agar peserta dapat saling berbagi pengalaman dan solusi.

Ia berharap seluruh peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh serta mampu mengamalkan ilmu yang diperoleh setelah kembali ke lingkungan masing-masing.

“Kami berharap ilmu yang diperoleh tidak berhenti selama kegiatan berlangsung, tetapi dapat diterapkan dan disampaikan kembali kepada teman-teman maupun masyarakat,” paparnya.

Camping CAI ke 47 DPD LDII Sleman
Asisten Sekretaris Daerah I, Wildan Solichin didampingi oleh seluruh tamu undangan berfoto bersama peserta

Pesan Bupati Sleman

Sementara itu, dalam sambutan Bupati Sleman yang dibacakan Asisten Sekretaris Daerah I Kabupaten Sleman, Wildan Solichin, disampaikan bahwa menjaga kelestarian alam merupakan bagian dari amanah yang diberikan Allah SWT kepada manusia sebagai khalifah di bumi.

“Kegiatan ini sangat positif karena mengajak generasi muda untuk lebih dekat dengan alam. Ketika kita menjaga kebersihan lingkungan, tidak merusak ekosistem, serta menggunakan sumber daya alam secara bijaksana, sesungguhnya kita sedang menjalankan perintah agama,” ujar Wildan.

Menurutnya, Camping CAI tidak hanya mengajarkan kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda agar memiliki semangat kebersamaan, jiwa kepemimpinan, dan akhlak yang mulia.

Dalam sambutan tersebut juga disampaikan bahwa Kabupaten Sleman memiliki kekayaan alam yang harus dijaga bersama. Oleh karena itu, seluruh peserta diharapkan mampu menjadi agent of change dalam menjaga lingkungan sekaligus menjadi teladan dalam mewujudkan keberlanjutan kehidupan dan pelestarian ekosistem.

Sebelum membacakan sambutan Bupati, Wildan menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para peserta. Menurutnya, pembinaan karakter dan keagamaan bagi generasi muda menjadi sangat penting di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi saat ini.

“Saya selalu senang melihat remaja yang memiliki semangat dan antusias dalam beragama. Di tengah kondisi masyarakat saat ini, pembinaan seperti ini menjadi bekal penting agar generasi muda memiliki iman yang kuat sekaligus keterampilan untuk menghadapi perkembangan zaman,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa selain memperkuat nilai-nilai keagamaan, generasi muda harus terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan memanfaatkan teknologi agar mampu bersaing di masa depan tanpa meninggalkan sikap toleran dan hidup berdampingan dengan masyarakat.

Melalui Camping CAI, DPD LDII Kabupaten Sleman berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berkarakter luhur, mandiri, memiliki kepedulian terhadap lingkungan, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

 

Penulis: Zula

About KIM DPD

Check Also

Mushola Al Manshurin

Sinergi Kapanewon dan MUI Ngaglik Pererat Silaturahim Lewat Subuh Keliling di Mushola Al Manshurin Nglempong Lor

Sleman (28/7). Pemerintah Kapanewon Ngaglik bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kapanewon Ngaglik kembali menggelar program …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *