Condongcatur Fest 2026, Wadah Kreativitas dan Kebersamaan Lintas Generasi

LDII Condongcatur
PAC LDII Condongcatur menggelar Condongcatur Fest 2026 yang dipusatkan di Masjid Al Andar pada Sabtu (12/9/2026). Kegiatan Cerdas Cermat Condongcatur bapak-bapak menjadi salah satu main to event yang berlangsung meriah.

Sleman (13/9). PAC LDII Condongcatur menggelar Condongcatur Fest (CC Fest) 2026 sebagai ruang kebersamaan lintas generasi melalui kreativitas dan kolaborasi. Festival yang berlangsung di Masjid Al-Anhar pada Sabtu (12/9/2026) tersebut diikuti warga dari berbagai kelompok usia dan perwakilan masjid di wilayah Condongcatur.

Mengusung tema “Membangun Kebersamaan Lintas Generasi melalui Kreativitas dan Kolaborasi”, kegiatan tersebut dikemas melalui aktivitas rekreatif, edukatif, kreatif, dan kompetitif. Peserta tidak hanya berasal dari anak-anak dan remaja, tetapi juga muda-mudi, bapak-bapak, ibu-ibu, hingga lansia.

Ketua Panitia Condongcatur Fest 2026, Abu Sa’id Sapta Wibawa, mengatakan festival dirancang agar setiap kelompok usia memiliki ruang untuk berpartisipasi sekaligus berinteraksi. Menurutnya, berbagai perlombaan menjadi sarana untuk membangun kekompakan dan silaturahim antarwarga.

“Melalui Cerdas Cermat Condongcatur ini, kami ingin membangun kebersamaan, mengasah wawasan, sekaligus menyemarakkan Condongcatur Fest dengan kegiatan positif yang menghibur dan mengedukasi,” ujar Abu Sa’id.

Rangkaian festival diawali Road to Event yang mengajak peserta memanfaatkan kreativitas dan media digital. Kegiatan tersebut meliputi lomba konten branding masjid, konten kegiatan, Behind The Scenes (BTS), serta foto kostum keluarga.

Sementara Main to Event menghadirkan sejumlah perlombaan yang melibatkan kelompok usia berbeda. Di antaranya jalan sehat dan fashion show, karnaval, lomba menghias tumpeng ibu-ibu, menghias buah bapak-bapak, mewarnai anak-anak, drama, Cerdas Cermat Condongcatur (CCC) bapak-bapak, tenant, serta pasanggiri putra.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah CCC kategori bapak-bapak yang diikuti kontingen dari masjid-masjid di bawah naungan PAC LDII Condongcatur. Perlombaan beregu tersebut menguji pengetahuan umum, keagamaan, Pancasila dan wawasan kebangsaan, hingga matematika dasar.

Kompetisi CCC berlangsung dalam tiga tahapan, yakni babak soal wajib, lemparan, dan rebutan. Perolehan nilai dari seluruh babak menjadi dasar penentuan pemenang.

LDII Condongcatur
Lomba mewarnai diikuti puluhan santri tingkat TK hingga kelas 3 SD dari tujuh masjid.

Kreativitas anak-anak juga mendapat ruang melalui Lomba Mewarnai yang diikuti puluhan santri tingkat TK hingga kelas 3 SD dari tujuh masjid. Selama 60 menit, peserta menuangkan imajinasi mereka menggunakan crayon dan pensil warna pada kertas gambar berukuran A4.

“Melalui Lomba Mewarnai dalam Semarak Condongcatur Festival ini, kami ingin menyediakan wadah positif bagi para santri cilik untuk mengekspresikan imajinasi dan kreativitas mereka,” kata Abu Sa’id.

Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus mempertemukan anak-anak dari berbagai masjid dalam suasana yang menyenangkan. Ia berharap pengalaman berkompetisi dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan mempererat silaturahim antarsantri.

LDII Condongcatur
Kategori ibu-ibu, dilaksanakan Lomba Menghias Tumpeng mengangkat tema “Satu Tumpeng, Seribu Cerita Condongcatur”.

Pada kategori ibu-ibu, Lomba Menghias Tumpeng mengangkat tema “Satu Tumpeng, Seribu Cerita Condongcatur”. Setiap kelompok yang terdiri atas lima orang berkreasi menggunakan tampah berdiameter maksimal 60 sentimeter dengan anggaran bahan paling banyak Rp400 ribu.

“Melalui ajang ini, kami ingin membangun kekompakan dan semangat kebersamaan antarwarga di bawah naungan PAC LDII Condongcatur. Selain berkreasi melalui kuliner tradisional, peserta juga menampilkan kekompakan lewat kostum kreasi masing-masing tim,” ujar Abu Sa’id.

Adapun Lomba Menghias Buah mempertemukan kelompok bapak-bapak dari tujuh masjid. Setiap tim beranggotakan lima orang dan mengerjakan seluruh proses, mulai dari menyiapkan bahan hingga mengukir dan menata buah, secara langsung di lokasi perlombaan.

LDII Condongcatur
Lomba Menghias Buah mempertemukan kelompok bapak-bapak dari tujuh masjid.

“Lomba ini menjadi wadah untuk mengasah kreativitas sekaligus mempererat kebersamaan dan kekompakan warga, khususnya bapak-bapak dari 7 masjid se-Condongcatur,” tutur Abu Sa’id.

Rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan sebagai hiburan, tetapi juga untuk mengembangkan potensi warga, memperkuat kerja sama, serta menumbuhkan sportivitas dan rasa memiliki terhadap komunitas. Keterlibatan berbagai kelompok usia diharapkan membuat Condongcatur Fest menjadi ruang perjumpaan yang mempererat hubungan antargenerasi.

Selain perlombaan, kegiatan juga berlangsung di tengah suasana kekeluargaan yang melibatkan warga dari berbagai jenjang usia. Melalui festival tersebut, PAC LDII Condongcatur mendorong partisipasi masyarakat sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan sosial di wilayah Condongcatur.

About admin

Check Also

TPA Akhlakul Karimah

Tingkatkan Kreativitas Santri, TPA Akhlakul Karimah Praktik Membuat Mading

Sleman (28/8). Taman Pendidikan Al Quran (TPA) Akhlakul Karimah naungan Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *