
Sleman (9/3) – Pengurus Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Kapanewon Depok menerima kunjungan Pemerintah Kapanewon Depok berserta jajanrannya dalam acara silaturrahim dan sholat Jumat di Masjid Baiturroyyan Sambirejo, Condongcatur, Depok, Sleman, pada Jumat (8/3/2024).
Usai jamaah sholat Jumat berdatangan dengan rapi kemudian dikumandangkan adzan yang pertama sebagai tanda seruan untuk melaksanakan sholat Jumat, kemudian adzan kedua sebagai tanda jumatan dimulai dan dilanjutkan khutbah Jumat oleh khotib K.H. Eko Budiono, S.Pd. dengan berbahasa Arab.
Panewu Depok H. Wawan Widiyantoro menyampaikan dalam tausiyahnya Kapanewon Depok merupakan salah satu kapanewon paling rawan di Indonesia saat Pemilu tahun 2019. “Salah satu yang saya mintai doa agar pemililu di depok tahun ini bisa aman dan lancar yaitu adalah para kyai dari LDII, alhamdulillah depok aman, nyaman dan lancar sampai saat ini hingga pemilu selesai,” tuturnya.
Sebentar lagi umat Islam akan memasuki bulan Ramadhan, H. Wawan mendoakan agar umat Islam diberikan umur yang panjang sehingga bisa menyambut bulan yang ditunggu yaitu bulan suci Ramadhan. “Saya mendahulukan organisasi LDII untuk semangat dalam menyambut bulan suci Ramadhan bersama-sama. Mari bersihkan diri kita, kita siapkan niat kita di masjid dan tidak hanya siang saja. Bahkan malam, pagi kita penuhi dengan kegiatan kegiatan yang bermanfaat,” ajaknya.

Pihaknya juga mengajak untuk terus membina kerukunan, baik antar umat beragama di antara keluarga besar LDII maupun dengan ormas Islam yang lain. Termasuk LDII dengan Pemerintah Kapanewon Depok, Kapolsek, Danramil, Lurah dan Pak RT. “Pak slamet sebagai Ketua RT sudah laporan bahwa hubungan LDII dengan warga sekitar sangat baik tidak ada masalah, ini perlu jadi contoh bagi masyarakat atau masjid masjid lain,” katanya.
Bahwa awal Ramadhan dan akhir Ramadhan tahun ini berpotensi memiliki perbedaan, Panewu Depok mengatakan telah berembug dengan organisasi besar di Kapanewon Depok yaitu NU, Muhammadiyah dan LDII sepakat tidak memperbesar perbedaan. Ia meminta LDII melaksanakan apa yang sudah menjadi keyakinannya dan pihaknya akan melanjutkan monitoring dan menyambangi masjid ini.
“Salam saya kepada seluruh keluarga besar LDII di Kapanewon Depok, semoga kita bisa bertemu kembali. Saya mohon masjid ini menjadi salah satu contoh, tidak hanya untuk pembinaan keagamaan saja tetapi juga menjadi pusat pembinaan keluarga keluarga yang ekonominya kurang lancar bisa kita bantu bersama sama, yang ngajinya masih kurang kita bimbing bersama sama, yang sholatnya di masjid masih bolong kita ajak pelan pelan untuk berjamaah bersama,” jelasnya.
Menurutnya, LDII sangat intens mengadakan pembinaan anak anak muda, di LDII muda mudinya tidak kalah banyaknya dari yang tua. Ini membuktikan pembinaan pemuda sangat baik, sehingga tidak salah kalau menitipkan sebagian pembinaan pemuda kepada LDII.

“Kami siap misalnya ada lomba pingpong atau olahraga yang lain merebutkan thropy Panewu Depok. Saya akan mendukung. Saya ingin LDII sebagai contoh, tidak hanya pemberdayaan umat saja tetapi juga sebagai contoh kerukunan yang ideal bagi masyarakat umum dan bermanfaat untuk masyarakat sekitar,” urainya.
Pada kesempatan itu, ia berbahagia dan merasa disambut sebagai keluarga. Sebagai pemerintah, ia berjanji tidak akan membeda-bedakan pelayanan kepada siapapun. Ia pun mengajak hidup rukun membina persaudaraan kepada siapapun.
“Semoga LDII terus berkembang membina jamaahnya dengan baik dan terus menjadi pelopor untuk perkembangan Isalm rahmatan lil alamin,” pungkasnya.
H. Suyadi, Ketua PC LDII Kapanewon Depok merasa bangga, senang dengan kehadiran Panewu Depok berserta jajanrannya. “Semoga bapak panewu diberikan umur yang panjang sehat barokah dan dapat mengemban amanah tugas di Kapanewon Depok dengan aman, selamat, lancar dan barokah,” tandasnya.
Turut hadir Panewu Anom, tiga kepala jawatan, Danramil, Kapolsek Depok Timur, Kapolsek Depok Barat, Kapolsek Bulaksumur, Ketua PAC LDII Condongcatur dan Ketua RT Sambirejo.
DPD LDII SLEMAN Lembaga Dakwah Islam Indonesia