
Sleman – MDT Baiturroyyan, salah satu MDT di bawah naungan PAC LDII Condongcatur, menutup pembelajaran semester genap 2023/2024 dengan membagikan hasil belajar santrinya kepada wali santri. Hasil belajar (rapor) santri dibagikan kepada wali santri di Masjid Baiturroyyan Sambirejo, Condongcatur, Depok, Sleman pada Rabu (30/07/2024). Salah satu santri berprestasi, Vania, membuka acara dengan membaca ayat suci Al-Quran.
H. Dalino selaku Ketua PAC LDII Condongcatur sangat mengapresiasi atas terselenggaranya evaluasi pembelajaran yang telah ditempuh selama satu semester.
“Diakhiri ujian atau istilah kerennya itu munaqosyah serta pembagian rapor kepada santri, kami sangat mengapresiasi dan bangga kepada santri serta guru yang telah melaksanakan pembelajaran di MDT Baiturroyyan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Dalino berharap para santri dan wali santri merasa senang serta bersyukur apapun hasilnya.
“Bagi yang mendapatkan nilai yang bagus hendaknya bisa menjadi penyemangat untuk kedepannya, begitu pula bagi santri yang mendapatkan nilai yang dirasa kurang memuaskan hendaknya agar menjadikan cambuk untuk memicu agar lebih giat lagi. (yang) Tidak kalah penting dalam pembelajaran MDT Baiturroyyan yaitu menyukseskan program LDII tentang penanaman 29 karakter luhur, itu jangan hanya sampai pada slogan saja tetapi benar-benar bisa dimiliki oleh semua generasi muda LDII,” pungkasnya.
Harapan Pihak MDT Baiturroyyan
Kepala MDT Baiturroyyan, Restu Kurniawan, menjelaskan bahwa rapor merupakan evaluasi dan penilaian yang merupakan program yang telah direncanakan
“Kegiatan sore ini merupakan evaluasi dan penilaian yang telah di tempuh oleh santri dalam menjalankan pembelajaran semester Genap 2023/204,” jelas Restu. “Harapannya, rapor ini bisa menjadi bahan evaluasi bagi kami pengurus dan guru di MDT Baiturroyyan kedepannya agar dalam melaksanakan pembelajaran bisa sesuai dengan pakem yang telah ditentukan dan lebih baik lagi,” tambahnya.
“Alhamdulillah para orangtua/wali murid sangat antusias dalam kegiatan ini sehingga guru dan orang tua murid bisa berkomunikasi, menyampaikan kendala yang dihadapi di rumah,” tutur Nanda Putri, salah satu Dewan Guru MDT Baiturroyyan. Sedangkan Dwi Handayani, salah satu wali santri, senang bisa menerima rapor putra dan putrinya. Dwi Handayani berharap agar hasil ini menjadi evaluasi bersama antara guru dan orang tua serta kedepannya komunikasi antara guru dan orang tua bisa lebih baik lagi.
Writer: Fikri
DPD LDII SLEMAN Lembaga Dakwah Islam Indonesia
One comment
Pingback: MDT Baiturroyyan Condongcatur Gelar Kegiatan Bersama Tumbuhkan Semangat Juang - DPD LDII SLEMAN