RAJUL MENGAJI: Pengajian Keputraan untuk Meningkatkan Moral dan Peran Pemuda Muslim

Rojul Mengaji
Peserta acara Rojul Mengaji sektor timur di Masjid Al-Fattah Kadirojo 2 Purwomartani Kapanewon Kalasan.

Sleman, (11/5) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Sleman menyelenggarakan pengajian keputraan bertajuk “Rajul Mengaji” diselenggarakan secara offline di dua lokasi utama, yaitu Masjid Al-Anhar Condongcatur Kapanewon Depok dan Masjid Al-Fatah Kadirojo 2 Purwomartani Kapanewon Kalasan. Tujuannya memperkuat peran, tanggung jawab, dan moral generasi muda laki-laki di era modern.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 646 generus laki-laki LDII mulai dari pra-remaja hingga usia nikah. Pengajian ini dilaksanakan secara offline pada tanggal 27 April dan 4 Mei 2025. Materi pengajian meliputi penanaman nilai-nilai karakter luhur, pencegahan pelecehan seksual, serta pengembangan kedewasaan emosional dan keterampilan sosial.

Mengusung tema “Menguatkan Peran, Tanggungjawab dan Moral Generus Laki-Laki di Era Modern”, kegiatan ini bertujuan membekali generasi muda laki-laki agar mampu menjalani kehidupan dengan karakter yang luhur dan bertanggung jawab. Menurut penyelenggara, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memberikan pemahaman tentang peran laki-laki dalam keluarga, masyarakat, dan dunia kerja. Selain itu peserta juga diberikan edukasi tentang pentingnya menjaga diri dari pelecehan seksual baik verbal maupun non-verbal.

Rojul Mengaji
Peserta acara Rojul Mengaji sektor barat di Masjid Al-Anhar Condongcatur Kapanewon Depok.

Kegiatan Rajul Mengaji terdiri dari dua sesi utama, yakni penyampaian materi hadist dan nasihat, serta sesi berbagi cerita dan curahan hati. Di sektor barat, tepatnya di Masjid Al-Anhar, materi disampaikan oleh Ustaz Endri Sulistyo, sementara nasihat disampaikan oleh Ketua DPW LDII DIY, Ir. Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D., IPU. Adapun di sektor timur, yang berlokasi di Masjid Al-Fattah Kadirojo 2, materi diisi oleh Ustaz Rosyid Kurniawan, dengan penyampaian nasihat agama oleh Sekretaris DPW LDII DIY, Drs. H. Gatot Wardoyo.

Selain sesi materi dan nasihat agama, peserta diberikan kesempatan untuk mengungkapkan curhatannya. Curhatan tersebut ditulis di atas kertas dan akan dibahas secara langsung dalam sesi Cerita Sang Rajul. Kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran dan karakter positif di kalangan generasi muda laki-laki. Selain itu guna meningkatkan pemahaman mereka terhadap batas-batas yang diajarkan agama terkait perlakuan terhadap sesama dan lawan jenis.

Kegiatan pengajian ini diharapkan menjadi sarana edukatif sekaligus pengingat bagi generasi muda, khususnya kalangan laki-laki. Tujuannya untuk membentuk pribadi yang bijak, berkarakter, serta berlandaskan pada ajaran agama dan nilai moral bangsa. Melalui kegiatan ini, peserta didorong untuk mengembangkan diri secara positif dan bertanggung jawab dalam menghadapi tantangan era modern. Penyelenggara berharap program ini memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan karakter generasi penerus dan memberi dampak positif bagi masyarakat secara luas.

About thesa

Check Also

Bupati Sleman Resmikan Gedung Serbaguna “Budi Luhur” Masjid Al Falah LDII Turi

Sleman (5/3) – Bupati Sleman, Harda Kiswaya bersama jajaran Pemeritah Kabupaten Sleman melaksanakan kegiatan Safari Tarawih …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *